NADIKABAR.COM — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan terdapat penandatanganan sejumlah kerja sama strategis di sektor hulu migas pada ajang Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026.

“Saya menekankan bahwa Indonesia membuka peluang yang lebar bagi investasi global. Kami menyambut hangat mitra-mitra internasional yang berminat untuk terlibat dalam pengembangan industri hulu migas Indonesia,” ujar Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Selasa.

Penandatanganan kerja sama strategis tersebut meliputi Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara PT Pertamina Drilling Services Indonesia dan Halliburton Worldwide Ltd.; Kontrak Time Charter Offshore Support Vessel antara PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) Samudra Offshore dan Atlantic Maritime Group FZE.

Lebih lanjut, juga terdapat penandatanganan kerja sama pendirian perusahaan baru di bidang surveying & mapping berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, antara PT Hidrokinetik Indo Pacific dan Tara Industries LLC, untuk melayani industri minyak dan gas bumi serta industri subsea cable di wilayah Timur Tengah & Afrika Utara (MENA); serta Kerja sama promotion and deployment of STARSEMAR Chemical Reservoir Stimulation antara PT Luas Birus Utama dan Tara Industries LLC.