NADIKABAR.COM β Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan nyata demi menghentikan langkah-langkah ilegal zionis Israel di Palestina dan melindungi status quo kota suci Yerusalem yang bersejarah dan sah.
Dalam Joint Arab-Islamic Ministerial Meeting on Jerusalem yang digelar di sela-sela Sidang Ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Jumat (25/9), Sugiono menyoroti kondisi di lapangan yang terus memburuk.
Menlu RI itu menuturkan, provokasi dan pelanggaran terhadap status quo Yerusalem terus terjadi, seperti yang ditunjukkan oleh pemukim dan aparat keamanan zionis di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Ia pun menekankan pentingnya perlindungan terhadap situs-situs suci di Yerusalem, termasuk dengan meningkatkan dukungan bagi Wakaf Yordania dan Perwalian Hashemite (Hashemite Custodianship) β dua peran yang dipegang oleh Pemerintah Yordania untuk mengelola dan menghindari klaim sepihak terhadap situs-situs di kota suci tersebut.
βSeruan masyarakat internasional sudah jelas. Namun, realitas di lapangan justru semakin menjauh dari apa yang berulang kali kita serukan. Kesucian situs-situs suci tidak dapat dilanggar tanpa konsekuensi,β tegas Sugiono, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Sabtu.