NADIKABAR.COM β Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat keterhubungan laut dan perubahan iklim (ocean-climate nexus) melalui konservasi laut, karbon biru, dan ketahanan pesisir di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York.
Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Jumat, komitmen itu juga akan diperkuat melalui Perpres No. 110/2025 yang memperkuat peran sektor kelautan dan perikanan dalam mitigasi perubahan iklim nasional.
βLaut adalah elemen sentral dari aksi iklim. Kerja sama internasional yang didasarkan pada prinsip kesetaraan dan just transition penting untuk memperkuat solusi iklim berbasis laut,β kata Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kemlu RI, Duta Besar Ricky Suhendar.
Posidi Indonesia ini disampaikan Ricky pada Annual Meeting of the Leaders of the High-Level Panel for a Sustainable Ocean Economy (Leadersβ Meeting of the Ocean Panel) pada 23 September 2026.