Hal tersebut, lanjutnya, adalah untuk memastikan sistem keuangan dunia dapat semakin baik memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang serta memperluas peluang bagi mereka untuk menetapkan prioritas pembangunan dan membangun ketahanan nasional.
Dalam kesempatan yang sama, dia mengatakan kemampuan Indonesia berkontribusi secara konsisten bagi komunitas internasional berakar dari keberhasilan Indonesia merealisasikan ketahanan nasional terlebih dahulu.
Di samping menjaga kualitas hidup masyarakat, upaya Indonesia mewujudkan ketahanan nasional juga dilakukan dengan memupuk persatuan dalam perbedaan serta penghargaan terhadap prinsip-prinsip HAM, kata dia.
Kehadiran Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 2026 diwakili Menlu Sugiono sebagai kepala delegasi Indonesia yang sudah hadir di New York sejak Senin (21/9). Sebelum menyampaikan pernyataan nasionalnya pada Sabtu, Sugiono telah berpartisipasi dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi maupun pertemuan bilateral.