Tim Indonesia harus puas dengan medali perak setelah kalah dari Jepang dalam tiga set, 15-17, 15-9 dan 13-15. Kendati demikian, perjuangan Jelki Ladada dkk mendapat apresiasi sebagai bagian dari perjalanan panjang pengembangan sepak takraw Indonesia.

Menurut Okto, dukungan terhadap atlet tidak berhenti pada saat pertandingan berlangsung. KOI juga memiliki tanggung jawab untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan federasi nasional maupun internasional demi memastikan keberlanjutan pembinaan olahraga Indonesia.

"Yang kita bangun bukan hanya prestasi untuk satu pertandingan atau satu Asian Games. Kita ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan. Atlet harus mendapat dukungan, federasi harus semakin kuat, dan hubungan internasional juga harus terus kita jaga," kata Okto.