NADIKABAR.COM — Indonesia akan menjadi tuan rumah dua kejuaraan tenis meja internasional untuk atlet usia muda pada November 2027. Kedua turnamen tersebut akan digelar di Bali pada 15-21 November 2027.
Kepastian itu dibahas dalam pertemuan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, dengan Presiden Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF), Petra Sorling, di sela-sela Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026. Dua turnamen yang akan diselenggarakan adalah WTT Youth Contender pada 15-18 November 2027 dan WTT Youth Star pada 19-21 November 2027.
Keduanya merupakan bagian dari rangkaian kompetisi World Table Tennis (WTT) yang ditujukan bagi atlet-atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan menguji kualitas permainan di tingkat internasional. Turnamen tersebut akan mempertandingkan lima kelompok usia, yakni U-11, U-13, U-15, U-17, dan U-19. Nomor yang dimainkan meliputi tunggal, ganda, dan ganda campuran.
Rencana Indonesia menjadi tuan rumah berawal dari inisiatif Indonesia Pingpong League (IPL) yang mengajukan diri kepada ITTF pada 2025. Setelah melalui prosedur dan memenuhi persyaratan, termasuk kewajiban lisensi penyelenggaraan, Indonesia memperoleh kesempatan menggelar kedua kompetisi tersebut.
Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet muda Indonesia untuk membangun rekam jejak internasional. Hasil pertandingan akan tercatat dalam basis data pemeringkatan dunia sehingga dapat mendukung perjalanan mereka menuju kompetisi dengan level lebih tinggi.