Meski beberapa pemain Indonesia mengeluhkan kepemimpinan wasit, hasil akhir 1-1 melawan Singapura tak bisa direvisi. Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF dalam dua edisi berurutan. Herdman tak bisa memenangkan adu taktik melawan pelatih yang baru berkarier sekitar 6 tahun.
Melawan Singapura, Indonesia gagal membongkar pertahanan lawan. Strategi Herdman monoton, lebih banyak mengandalkan umpan silang dari sisi sayap.
Situs AFF merilis data Indonesia menguasai jalan pertandingan dengan penguasaan bola 60 persen. Indonesia mencatatkan lima shot on target, berbanding empat tembakan tepat sasaran yang dilepaskan Singapura.