"Kalau Ivan, Bang Jaka, gampang. Diana yang susah. Diana mungkin yang susah, karena dia banyak schedule, banyak kegiatannya juga beliau tuh. Jadi ya agak repot ngatur jadwalnya," ungkap Indra.

Meski sudah belasan hingga puluhan tahun tidak bekerja bersama dalam satu produksi televisi, Indra menilai karakter dan chemistry di tim redaksi mereka masih terasa sama. Kedekatan yang telah terbangun sejak lama membuat suasana ketika kembali bertemu tetap hangat dan penuh canda.

"Ehm... banyak berubah mungkin di angka usia aja. Tapi lain-lainnya gak. Cara bercandaan kita, terus chemistry yang dulu terbangun, pas ketemu masih kuat gitu," kata Indra.

"Jadi ya gak ada yang berubah kecuali umur sama kulit mungkin. Sama rambutlah dikit," pungkasnya.