"Lima tahun terakhir ini adalah masa terpuruk dalam hidup saya, penuh dengan penyesalan dan pelajaran pahit. Saya sadar saya tidak bisa memutar kembali waktu atau mengubah apa yang sudah terjadi. Namun, syukurlah saya masih diberi kesempatan kedua untuk pulang dan memulai hidup baru," tulisnya.
Indra juga menyadari bahwa permohonan maaf lewat kata-kata tidak akan langsung mengobati kekecewaan atau kerugian para korban. Oleh karena itu, ia berjanji akan membuktikan perubahan perilakunya seiring berjalannya waktu.
"Saya mengerti jika Anda belum siap memaafkan saya. Saya tahu kata-kata saja tidaklah cukup. Saya hanya berharap, seiring berjalannya waktu, tindakan saya akan membuktikan betapa saya menyesal dan betapa besarnya keinginan saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik," tulisnya.
Indra Kenz mau membalas jasa keluarga selama dirinya mendekam di penjara. Ia ingin menata ulang hidupnya.
"Lebih dari segalanya, saya ingin hadir untuk keluarga saya, membalas kasih sayang dan dukungan yang telah mereka berikan, serta kembali menjadi sosok yang bisa mereka banggakan. Saya ingin menata ulang hidup saya, melakukan hal yang bermakna, dan membuat keputusan yang lebih baik," tulisnya.