"Setelah itu baru kita evaluasi. Bagaimana kalau menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda? Bagaimana ketika kita kehilangan satu pemain? Bagaimana tim tetap bisa keluar dari tekanan dan melakukan pressing? Itu yang harus terus dikembangkan," tambah dia.
Evaluasi tersebut juga menjadi penting karena Indonesia masih harus menjalani pertandingan terakhir Grup A menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10).
Adapun, hasil imbang melawan Malaysia membuat kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan, dengan tim berjuluk Harimau Malaya itu menghuni peringkat pertama.
"Jadi saya puji perjuangannya. Mental pemain luar biasa. Tetapi jangan berhenti di situ. Kita harus belajar dari pertandingan ini supaya sistem kita semakin matang," ucap Indra, yang juga memenangkan Piala AFF bersama tim U19 dan U22 tersebut.