Bagus menjelaskan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang mencapai 7,79 persen pada 2025, dengan kontribusi terbesar dari sektor industri manufaktur. Keberadaan event olahraga tersebut dinilai dapat memberikan dampak luas terhadap UMKM, pariwisata, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, Seno Indarto, mengatakan BI kembali menjadi event collaborator Industropolis Run 2026. Keterlibatan tersebut merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan 2025 yang turut menghadirkan edukasi QRIS, perlindungan konsumen, dan showcasing UMKM.
"Dalam event ini, BI membawa pesan WANI, singkatan dari Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi," kata Seno.
Seno menjelaskan, pesan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan transaksi dan informasi digital.
"Waspada itu adalah bagaimana kita tahu risiko terkait dengan transaksi digital. Memang digital itu memudahkan, tetapi juga ada risikonya," ujar Seno.
Pesan 'Amankan' mengajak masyarakat menjaga data pribadi seperti KTP dan PIN. 'Niteni' menekankan pentingnya mencermati setiap transaksi, sedangkan 'Identifikasi' mengajak masyarakat memastikan kebenaran informasi yang diterima melalui WhatsApp, Telegram, Instagram, dan platform digital lainnya.
Seno menambahkan, Industropolis Run 2026 memiliki potensi untuk berkembang menjadi sport tourism berskala nasional.
"Industropolis Run ini sangat potensial dikembangkan menjadi wisata sport nasional," pungkasnya.