Meski sempat mengalami trauma, Sashfir memilih untuk buka suara demi memberikan dukungan kepada para korban pelecehan lainnya agar tidak merasa sendirian. Dia menegaskan telah membawa perkara ini ke jalur hukum.
"Kejadian ini meninggalkan trauma yang dalam. Namun, aku memilih untuk bersuara karena aku percaya tidak seharusnya ada korban yang merasa harus menghadapi pengalaman seperti ini seorang diri," tuturnya.
"Saat ini, aku sudah menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada pihak berwajib. Aku berharap pelaku dapat ditindak dengan tegas agar memberikan efek jera dan tidak ada lagi korban selanjutnya," imbuh Sashfir.
Selain itu, Sashfir turut mengapresiasi sikap manajemen restoran yang dinilai kooperatif dan cepat mengambil tindakan tegas terhadap oknum pegawainya tersebut.
"Aku juga ingin mengapresiasi pihak restoran yang sudah kooperatif dan turut menindak pegawainya karena menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan sesuatu yang salah," ungkapnya.