"Memasuki awal musim kemarau tahun 2026, kasus ISPA menunjukkan tren peningkatan lebih dari 400 ribu kasus per minggu, dibandingkan dengan minggu yang sama pada tahun 2025," kata Aji saat dikonfirmasi NadiKabar.com, Kamis (20/8/2026).
Meski mengalami peningkatan, Aji mengatakan kasus ISPA biasanya mulai menurun setelah periode puncak musim kemarau terlewati. Berdasarkan pemantauan pada 2025, puncak musim kemarau berlangsung pada pekan ke-32 hingga ke-44. Pada periode tersebut, kasus ISPA tercatat berada pada level yang relatif tinggi dan konsisten.
"Terlihat bahwa kasus pada minggu tersebut di tahun 2025 menunjukkan tren yang relatif tinggi dan konsisten," ujarnya.