NADIKABAR.COM — Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI Dr dr Yogi Prawira, Sp A, Subsp. ETIA(K), mengatakan salah satu petunjuk yang paling kuat adalah ketika beberapa orang mengalami keluhan serupa setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang sama.

Kecurigaan juga dapat diperkuat dengan melihat makanan yang dikonsumsi, kondisi lingkungan, riwayat perjalanan, hingga jarak waktu tim redaksi konsumsi makanan dan munculnya gejala. Hal tersebut dapat membantu tenaga kesehatan menelusuri kemungkinan sumber dan penyebab penyakit.

Menurut dr Yogi, sejumlah paparan memang memiliki risiko lebih tinggi menyebabkan penyakit bawaan makanan. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan riwayat konsumsi anak, terutama jika sebelumnya mengonsumsi makanan yang kurang matang atau berasal dari sumber yang berisiko.