Sementara itu, Indonesia berada pada urutan 126 dari 137 negara dengan skor 89,96. Adapun semua skor dalam pemeringkatan ini berasal dari orang-orang yang mengikuti International IQ Test di situs tersebut pada 1 Januari hingga 31 Desember 2025. Tes ini terinspirasi dari format Raven's Progressive Matrices, yaitu metode pengukuran kemampuan penalaran nonverbal yang dirancang agar lebih adil secara budaya dibandingkan tes yang banyak menggunakan kemampuan bahasa.

Dalam laporan standardisasi selama tiga tahun berturut-turut, tes tersebut menghasilkan rata-rata skor 100 dengan standar deviasi 15. Sementara itu, laporan lain selama dua tahun berturut-turut mencatat internal g-saturation sebesar 0,943, yang menunjukkan tingkat keterkaitan tes dengan faktor kecerdasan umum (general intelligence factor atau g factor).

Dalam pemeringkatan berdasarkan negara, 84,8 persen negara memiliki rata-rata skor yang berbeda kurang dari 2 poin dibandingkan rata-rata pada tahun sebelumnya.