Prof Agus menjelaskan masker bedah memiliki kemampuan filtrasi sekitar 50-60 persen, sedangkan N95 sekitar 95 persen. Menurutnya, menggunakan dua masker dapat meningkatkan perlindungan, tetapi besarnya peningkatan tersebut belum dapat dipastikan.
Ia juga mengingatkan masker perlu diganti secara berkala, terutama setelah digunakan dalam waktu lama atau ketika sudah lembap akibat uap dari pernapasan.
Sementara itu, masker kain memiliki kemampuan filtrasi yang jauh lebih rendah terhadap partikulat halus, yakni sekitar 10 persen. Penggunaan masker kain bersama masker medis memang dapat meningkatkan perlindungan dibandingkan masker kain saja, tetapi belum ada data yang menunjukkan secara pasti seberapa besar peningkatannya.