NADIKABAR.COM β PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau InfraNexia akan melakukan modernisasi perangkat dan infrastruktur produksinya untuk menyesuaikan perkembangan industri digital, termasuk meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi artificial intelligence (AI) dan layanan cloud.
Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd Rauf mengatakan modernisasi dilakukan usai pengalihan aset infrastruktur connectivity tahap kedua dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk senilai sekitar Rp49,9 triliun.
βTantangannya adalah kami akan segera melakukan modernisasi untuk memastikan seluruh alat produksi yang kami miliki itu relevan dengan pertumbuhan industri saat ini, termasuk mendukung AI dan platform-platform digital yang sekarang sudah semakin besar, mulai dari cloud sampai penggunaan lainnya,β ujar Lukman dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Lukman mengatakan dengan pengelolaan aset yang semakin besar, InfraNexia akan mengembangkan bisnis pada dua kelompok utama, yakni wholesale connectivity atau wholesale network serta wholesale FTTX atau wholesale access.