Atlantik membentang di tim redaksi Amerika Utara dan Amerika Selatan di sebelah barat serta Eropa dan Afrika di sebelah timur. Di bagian utara, samudra ini terhubung dengan Samudra Arktik, sedangkan bagian selatannya terhubung dengan Samudra Selatan.

Para ilmuwan umumnya membagi Atlantik menjadi dua wilayah utama, yakni Atlantik Utara dan Atlantik Selatan.

Atlantik Utara memiliki peran penting dalam sistem sirkulasi laut global. Ketika air laut mengalami pendinginan akibat suhu rendah di kawasan Arktik, air menjadi lebih padat dan kemudian tenggelam. Proses ini menjadi bagian dari sistem yang dikenal sebagai global ocean conveyor, yaitu pola sirkulasi air laut yang membantu mengatur iklim Bumi.

Berbeda dengan Pasifik yang namanya diberikan berdasarkan kondisi laut yang ditemui Magellan, nama Atlantik berasal dari tokoh dalam mitologi Yunani, Atlas.

Atlas dikenal sebagai sosok yang sangat kuat dan dalam mitologi Yunani digambarkan memikul dunia di atas pundaknya. Dari nama tokoh inilah istilah Atlantic kemudian digunakan untuk menyebut samudra tersebut.