NADIKABAR.COM — Menonton film, serial, atau siaran langsung melalui laptop menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu luang. Namun, pengalaman tersebut bisa terganggu ketika laptop mendadak lemot, video tersendat, suara tidak sinkron, atau layar terus menampilkan proses pemuatan (buffering).
Masalah ini tidak selalu disebabkan oleh koneksi internet yang lambat. Performa laptop juga dipengaruhi oleh kapasitas memori, beban prosesor, pengaturan browser, hingga kemampuan perangkat dalam memproses video.
Jika laptop terasa lambat setiap kali Anda membuka layanan streaming seperti YouTube, Netflix, atau platform siaran langsung lainnya, ada beberapa faktor yang perlu diperiksa.
Lantas, apa saja penyebab laptop lemot saat streaming dan bagaimana cara mengatasinya?
Salah satu penyebab paling umum video tersendat saat streaming adalah koneksi internet yang lambat atau tidak stabil.
Layanan streaming membutuhkan koneksi yang cukup untuk mengirimkan data video secara terus-menerus. Jika kecepatan internet menurun atau jaringan mengalami gangguan, video dapat berhenti sementara untuk menunggu data berikutnya.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan video yang berulang kali mengalami buffering, sementara aplikasi lain di laptop masih dapat digunakan dengan normal.
Untuk mengatasinya, Anda dapat mendekatkan laptop ke router Wi-Fi, memutuskan sementara perangkat lain yang menggunakan banyak bandwidth, atau mencoba menghubungkan laptop melalui kabel Ethernet jika tersedia.
Anda juga dapat menurunkan kualitas video, misalnya dari resolusi 4K menjadi 1080p atau 720p. Resolusi yang lebih rendah membutuhkan kapasitas jaringan yang lebih kecil sehingga pemutaran video berpotensi menjadi lebih lancar.
2. Terlalu banyak aplikasi dan tab browser terbuka
Laptop juga bisa melambat ketika terlalu banyak aplikasi berjalan secara bersamaan.
Browser seperti Google Chrome dan Microsoft Edge dapat menggunakan cukup banyak memori atau RAM, terutama jika Anda membuka banyak tab, menjalankan aplikasi berbasis web, atau menggunakan ekstensi tertentu.
Ketika kapasitas RAM hampir penuh, sistem operasi harus bekerja lebih keras untuk mengelola data aplikasi. Akibatnya, perpindahan antartab terasa lambat, video tersendat, dan respons laptop menurun.
Untuk memeriksanya, pengguna Windows dapat membuka Task Manager dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Shift + Esc. Perhatikan penggunaan CPU, memori, dan disk pada tab Processes.
Jika ada aplikasi yang menggunakan sumber daya secara berlebihan dan tidak sedang diperlukan, tutup aplikasi tersebut. Anda juga dapat menutup tab browser yang tidak digunakan agar lebih banyak sumber daya tersedia untuk pemutaran video.
3. Prosesor dan kartu grafis bekerja terlalu berat
Streaming video bukan sekadar mengunduh dan menampilkan gambar. Laptop juga harus memproses data video, mendekode gambar, serta menampilkannya di layar secara berurutan.
Proses ini melibatkan prosesor atau CPU dan kartu grafis atau GPU. Pada laptop dengan spesifikasi terbatas, memutar video beresolusi tinggi, terutama 4K, dapat menambah beban kerja perangkat.