"Kami juga memiliki konsep glow in the dark yang diterapkan pada tari kecak di Taman Mini Indonesia Indah. Ternyata konsep tersebut cocok dengan gerakan, lampu, dan keseragaman gerakan penari Gandrung," tutur Maya.
Tak hanya permainan cahaya, pertunjukan Gandrung Sewu 2026 juga dilengkapi atraksi drone dan kembang api. Kombinasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pertunjukan budaya yang lebih modern tanpa meninggalkan identitas kesenian tradisional Banyuwangi.
Maya menilai, keterlibatan lebih dari seribu penari dalam satu pertunjukan kolosal merupakan kekuatan besar yang dapat menjadi daya tarik wisata. Apalagi, gerakan tari yang ditampilkan secara serempak membutuhkan persiapan dan koordinasi yang tak sederhana.
"Jarang sekali ada pertunjukan yang melibatkan lebih dari seribu penari, kemudian memeragakan gerakan tari yang sangat kolosal. Ini tentunya menambah daya tarik wisatawan," ucapnya.