NADIKABAR.COM — Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa meninggal diduga dianiaya empat seniornya. Empat senior korban yang diduga terlibat, kini menjalani proses pemeriksaan dalam berita acara pemeriksaan (BAPK).

"Saya dapat laporan pelaku empat orang senior anak saya," ujar ayah korban, Toni Eko Prasetyo, Jumat dini hari (11/9/2026).

Toni mengungkapkan keempat senior pengeroyok anaknya yakni Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD dan Serda AH. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami penganiayaan terhadap Serda Ahmad yang terjadi di asrama di Komplek Skadron Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (9/9) hingga Kamis (10/9).