"Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama," katanya.

Padahal, sebelum jembatan digunakan, Kodim 0625/Pangandaran sudah melakukan langkah antisipasi. Selain sosialisasi kepada warga, papan pengumuman mengenai kapasitas maksimal juga telah dipasang di sisi jembatan.

"Namun, antusiasme warga setelah prosesi peresmian menyebabkan ketentuan tersebut tidak diindahkan. Peristiwa terjadi saat jajaran Forkopimda bersama masyarakat bergerak menuju lokasi acara setelah prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Pangandaran," katanya.

Buntut dari insiden ini, Jembatan Gantung Pongpet langsung ditutup total untuk sementara waktu. Kodim 0625/Pangandaran bersama Dinas PUPR Kabupaten Pangandaran tengah melakukan perbaikan dan evaluasi teknis secara menyeluruh.

Proses evaluasi ini mencakup pemeriksaan kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, hingga peninjauan ulang kapasitas maksimal. Hal ini dilakukan demi menjamin keamanan warga sebelum jembatan kembali dibuka untuk umum.