Walaupun di tengah kepadatannya mengembangkan bisnis, kuliah, dan riset ia tetap bisa meraih GPA (IPK) 3,96. Nah, pembaca penasaran bagaimana jurus Clarissa meraihnya? Simak di sini ya!
Bagi Clarissa, keberhasilan bukanlah kebetulan. Ia telah memimpikan membangun startup sejak duduk di bangku SMA.
Ia menyebut, planning backwards menjadi metode jitu dalam meraih semua ini. Ia menetapkan tujuan besar dahulu lalu menyusun langkah apa saja yang harus dilakukan dari sekarang untuk mencapai titik tersebut.
"Saya lebih mengutamakan perencanaan sejak awal dengan metode backward planning (merencanakan dari target masa depan mundur ke masa sekarang). Karena sejak SMA saya sangat ingin terjun ke dunia startup, saya menyusun jadwal dan rencana secara terbalik untuk menentukan langkah-langkah yang harus saya ambil," katany.
Clarissa menghindari kesalahan umum mahasiswa, yakni menghabiskan waktu luang untuk hal-hal yang kurang produktif. Ia lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempelajari materi lebih awal