NADIKABAR.COM — Pesawat jet pribadi Learjet 60 jatuh menukik di Palm Beach County, Florida hingga menewaskan sedikitnya sembilan orang. Pesawat ini diketahui memiliki spesifikasi mesin ganda.

Dikutip dari sertifikat produsen resminya di Wichita, Kansas, AS, pesawat ini memiliki mesin ganda (twin-engine), turbo-fan. Pesawat ini juga memiliki sayap rendah bersudut (low swept-wing) yang dilengkapi winglets, serta ekor berbentuk T.

Kapasitasnya sendiri terdiri dari dua orang untuk pilot dan kopilot. Sedangkan untuk tempat penumpang sebanyak 10 orang.

Performanya yakni 4.600 lb per mesin pada kondisi lepas landas statis permukaan laut. Pesawat ini juga memiliki berat ramp standar 23.000 lbs (10.433 kg).

Sementara itu, mesinn pesawat ini juga memiliki kecepatan maksimum 0,81 Mach atau setara 535,8 knot. Sedangkan dalam kondisi khusus, batas kecepatan Mach berkurang menjadi 0,77 Mach atau 513 knot.

Sebelumnya, otoritas Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki penyebab jatuhnya jet pribadi Learjet 60 di Palm Beach County, Florida, yang menewaskan sedikitnya sembilan orang. Kondisi cuaca buruk saat kecelakaan maut itu terjadi, menjadi fokus penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas AS.

Rekaman video yang beredar menunjukkan momen ketika pesawat menukik tajam dalam kecepatan tinggi dan menghantam daratan, hingga meledak memicu bola api besar di tepi jalanan setempat. Dampak dari hantaman jet pribadi itu memicu lubang menyerupai kawah besar di aspal.

Tom Chapman dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), seperti dilansir AFP, Selasa (3/11/2026), memaparkan kembali perjalanan nahas pesawat Learjet 60 tersebut, yang lepas landas dari Austin, Texas, pada Minggu (1/11), sekitar pukul 15.37 GMT, dengan tujuan North Eleuthera di Bahama.

Pesawat itu jatuh di kawasan permukiman di Palm Beach County, Florida bagian selatan, yang menewaskan semua orang di dalamnya.

Para penyelidik transportasi AS mengatakan bahwa kondisi cuaca menjadi fokus "utama" dalam penyelidikan.