Portofolio yang ditawarkan mencakup destinasi warisan budaya dan rekreasi, jaringan perhotelan, kawasan pariwisata, layanan pendukung aviasi, serta produk ritel Indonesia.
Di sektor perhotelan, penjajakan peluang kerja sama komersial dilakukan dengan mitra perjalanan melalui penawaran tarif khusus dan skema yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Sementara itu, portofolio destinasi membuka peluang pengembangan paket perjalanan berbasis budaya dan pengalaman khas Indonesia. Kombinasi tersebut memberi ruang bagi mitra untuk menyusun penawaran yang relevan bagi segmen pasar yang mereka layani.
Veronica menambahkan, kolaborasi lintas entitas memungkinkan pengembangan pasar yang saling melengkapi. Hal ini penting untuk membantu mitra industri merancang perjalanan lintas destinasi, mengembangkan segmen pelanggan, dan memperkuat daya saing produk pariwisata Indonesia di jaringan pemasaran mereka.