NADIKABAR.COM — Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) mendorong pedagang pasar beralih ke transaksi digital melalui peluncuran INKOPPAS Link sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi koperasi dan pasar rakyat.

Peluncuran program tersebut mengusung tema "Digitalisasi Pasar, Pedagang Berdaya, Pembeli Bahagia" dan dilaksanakan di Pasar Cibubur, Jakarta Timur, pada Kamis (17/9).

Sekretaris Umum INKOPPAS Andrian Lame Muhar mengatakan digitalisasi diperlukan untuk memperkuat konektivitas antarkoperasi pedagang pasar yang selama ini masih banyak mengandalkan sistem manual.

"INKOPPAS tercatat memiliki lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar anggota di seluruh Indonesia. Karena masih menggunakan cara manual, informasi dari pusat sering hanya sampai kepada sebagian anggota," kata Andrian.

Menurut dia, INKOPPAS Link diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai kebutuhan koperasi dan pedagang melalui perangkat digital, mulai dari transaksi, pembukuan koperasi, layanan simpan pinjam hingga pembayaran menggunakan kode QR.

"Karena itulah hari ini INKOPPAS beserta seluruh anggota koperasi pedagang pasar di Jakarta dan Indonesia meluncurkan produk bernama INKOPPAS Link," ujarnya.

Andrian mengatakan pengembangan INKOPPAS Link dilakukan bersama mitra strategis, yakni Monologi sebagai pengembang sistem dan Moneta sebagai penyedia payment gateway.