NADIKABAR.COM — Pepatah lama "malu bertanya sesat di jalan" dibuktikan relevansinya oleh mahasiswi muda asal Indonesia, Bianca Haidi, yang banyak menghabiskan riset di luar negeri.

Ia pernah memilih lebih banyak diam saat berada di sebuah laboratorium di Jepang karena merasa jauh dari rumah dan bidang ilmu yang paling dikuasainya. Bukan karena tidak memiliki pertanyaan, tetapi justru ada banyak hal yang ingin diketahuinya.

Namun, mahasiswi Teknologi Pangan i3L University itu berada di antara orang-orang yang tampak begitu memahami apa yang mereka kerjakan.

Para peneliti berbicara dengan bahasa keilmuan yang akrab bagi mereka, sementara Bianca merasa sedang memasuki wilayah baru yang belum sepenuhnya ia kenali. Di kepalanya muncul pertanyaan lain yang lebih personal, pantaskah ia berada di sana?