Menurut dia, langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan program strategis nasional sekaligus membuka jalan bagi investasi lanjutan di Batam.

β€œIni adalah bagian dari tindak lanjut kerja sama antara para pengusaha Amerika dan juga pengusaha Indonesia yang dilaksanakan di Washington waktu itu, Pak Presiden Prabowo hadir untuk menyaksikan itu,” kata Fary.

Kerja sama tersebut berkaitan dengan penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) antara Tynergy Technology Group dan Essence Global dari Amerika Serikat pada 18 Februari 2026 di Washington, D.C., yang disaksikan Presiden Prabowo Subianto.

β€œUntuk tahap pertama ini kan 500 juta dolar AS, tetapi ini kan tahap pertama yang menjadi semacam pintu masuk dalam rangka untuk mendorong percepatan atau anchor untuk investasi di tahapan berikutnya,” ujarnya.

BP Batam berharap kerja sama tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri serta perekonomian Batam.