NADIKABAR.COM — Limbah hitam diduga ceceran minyak mentah mencemari Pantai Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Peristiwa itu diketahui terjadi sejak Selasa (25/8/2026) pagi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang mengklaim sudah mengambil sampel untuk uji laboratorium.

"Untuk peristiwa temuan dugaan cemaran limbah di Cemarajaya, DLH sudah melakukan verifikasi lapangan ke lokasi dugaan temuan limbah oil spill di Cemarajaya pada hari Selasa, bahkan kemarin kami sudah mengambil sampel limbah tersebut untuk dilakukan pengujian di laboratorium," kata Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Penataan Peraturan DLH Kabupaten Karawang Lucky Mantera Dwiputra Romly, saat dikonfirmasi NadiKabar, Kamis (27/8/2026).

Lucky mengaku pihaknya belum dapat memastikan asal limbah tersebut, karena saat ini masih dalam tahap investigasi bersama pihak berwenang terkait.

"Kalau untuk sumbernya, saat ini belum dapat dipastikan sumber limbah tersebut berasal dari mana, atau dari aktivitas kegiatan PHE ONWJ atau bukan. Ini harus dilaksanakan investigasi lebih lanjut yang saat ini masih berjalan dengan pihak berwenang terkait," kata dia.

Selain proses investigasi, kata Lucky, penanganan juga dilakukan bersama PHE ONWJ dan masyarakat untuk membersihkan wilayah terdampak ceceran oil spill di sepanjang Pantai Pisangan dan Pantai Cemarajaya.

Diberitakan sebelumnya, nelayan Cemarajaya, sekaligus Ketua Forum Masyarakat Pesisir Ahmad Syafi'i (52), menuturkan ia bersama sejumlah warga yang menemukan ceceran limbah tersebut saat hendak melaut pada Selasa pagi, dan langsung melaporkannya kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karawang.