Jika investasi tersebut terealisasi, seluruh sampah dari berbagai wilayah di Kabupaten Karangasem berpeluang dibawa ke TPA Butus untuk diolah. Dengan demikian, tidak ada lagi sampah yang tercecer nantinya.

"Jika ini terealisasi, sampah-sampah se-Kabupaten bisa ditarik ke TPA Butus untuk diolah," ucap Wiguna.

DLH Karangasem berharap penjajakan tersebut dapat berlanjut hingga tahap realisasi. Dengan begitu, persoalan sampah, khususnya TPA Butus yang kini telah overload, bisa segera teratasi.