IOC mengonfirmasi bahwa sejumlah Komite Olimpiade Nasional (National Olympic Committee/NOC) juga mengadakan pembicaraan yang tidak mengikat dengan IOC mengenai penyelenggaraan Olimpiade di masa depan setelah 2036.

Dengan demikian, setelah 31 Oktober 2026, tidak ada pihak-pihak yang berminat tambahan yang akan dipertimbangkan untuk Olimpiade 2036. Dewan Eksekutif IOC akan membuka Dialog Strategis 2036 pada Maret 2027. Setelah penyerahan jaminan hukum dan keuangan oleh pihak-pihak yang berminat dan kunjungan lokasi, Dewan Eksekutif IOC akan membuka dialog dengan sejumlah tuan rumah pilihan. Para anggota IOC akan memilih tuan rumah Olimpiade 2036 dalam Sidang IOC pada pertengahan 2029, demikian diumumkan IOC. Pihak-pihak yang berminat diperkirakan akan membahas sejumlah faktor teknis dalam proyek mereka, termasuk rencana induk venue dan pengalaman atlet, strategi pendanaan, dukungan politik dan publik, kemampuan penyelenggaraan Olimpiade, serta strategi pewarisan pascapenyelenggaraan yang bertujuan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di negara tuan rumah, kata IOC. Presiden IOC Kirsty Coventry mengatakan di mana pun Olimpiade digelar, satu hal yang tidak boleh berubah, yakni atlet harus menjadi inti dari semua yang kita lakukan.

"Sebagai atlet, anda berlatih selama bertahun-tahun untuk mewujudkan impian Olimpiade anda. Pengalaman yang anda dapatkan ketika akhirnya mencapai Olimpiade akan tetap anda ingat seumur hidup. Itulah mengapa, bagi setiap calon tuan rumah, memberikan pengalaman terbaik bagi para atlet harus selalu menjadi titik awal," katanya.