NADIKABAR.COM — IPB University memperkuat kerja sama internasional dengan German Academic Exchange Service (DAAD) dalam riset kolaboratif mobilitas mahasiswa, staf serta inovasi untuk menjawab tantangan global, salah satunya terkait energi biru serta ketahanan pangan.

"Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi yang lebih erat dengan DAAD dan berbagai institusi di Jerman, khususnya dalam riset bersama, mobilitas akademik, dan inovasi untuk menjawab tantangan global,” kata Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Hubungan IPB University dengan DAAD telah terjalin secara strategis dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi. Hal ini tercermin dari keberadaan lebih dari 100 alumni DAAD di kalangan dosen dan peneliti IPB University.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah keberhasilan IPB University menjadi satu dari tiga penerima hibah bergengsi SCOPE-HE (EU-ASEAN Sustainable Connectivity Package-Higher Education).