NADIKABAR.COM β€” Indonesia Product Conference (IPC) 2026 menyoroti pergeseran pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dari tahap eksperimen menuju pengembangan produk digital berbasis Agentic AI yang dapat digunakan, dipercaya, diukur, dan dikembangkan dalam kebutuhan nyata.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam IPC 2026 yang digelar di Jakarta Selatan pada Jumat (25/9) dan mempertemukan lebih dari 1.000 profesional produk serta 25 pembicara lintas industri.

Diselenggarakan oleh Apiary Academy dan EPIQ Events serta didukung oleh Mixpanel, konferensi tahun kelima tersebut mengangkat tema β€œBeyond AI Adoption. Building Products with Agentic AI”.

β€œSetiap tahun, sebelum menyusun Indonesia Product Conference, kami terlebih dahulu melihat apa yang sedang dibutuhkan dan dicari oleh para profesional produk,” ujar Jessica Casey Jaya, CEO EPIQ Events dan Apiary Academy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Pembahasan dalam konferensi tidak hanya berfokus pada seberapa cepat perusahaan mengadopsi AI, tetapi juga bagaimana tim produk mengubah eksperimen teknologi tersebut menjadi produk yang memiliki nilai bisnis, dapat dipercaya pengguna, serta mampu dikembangkan dalam penggunaan nyata.

β€œDari situ kami menentukan topik yang benar-benar relevan dengan tantangan yang mereka hadapi,” kata Jessica.