Secara kumulatif, lanjut Daniel, total volume bongkar muat selama Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai 2.510.561 TEUs, naik 8,37 persen dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya sebesar 2.316.744 TEUs.

"Kami terus berfokus pada optimalisasi fasilitas terminal demi memberikan pelayanan terbaik, efisien, dan tepat waktu bagi seluruh mitra bisnis dan lini pelayaran," ujarnya.

Dia menuturkan pertumbuhan positif tersebut ditopang peningkatan volume bongkar muat di berbagai area operasi terminal yang dikelola oleh IPC TPK. Terminal Teluk Bayur menjadi kontributor dengan lonjakan pertumbuhan tertinggi dengan mencatatkan kenaikan volume sebesar 14,6 persen per Agustus 2026.

Sementara itu, Terminal Tanjung Priok yang menjadi hub utama mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 13,2 persen, disusul Terminal Panjang dengan kenaikan 10,9 persen, serta Terminal Pontianak yang tumbuh positif sebesar 4,2 persen.