Kapal tersebut bersandar di Terminal 3 pada 12 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, dan sukses mencatatkan produktivitas tinggi dengan bongkaran dan muatan sebanyak 483 boxes peti kemas.

Setelah proses operasional diselesaikan secara efisien, kapal kemudian bertolak kembali untuk melanjutkan pelayarannya pada 13 Oktober 2026, pukul 09.30 WIB.

Pembukaan rute yang menghubungkan Indonesia, China, dan Thailand itu memiliki posisi yang sangat krusial dalam memperkuat perekonomian kawasan, khususnya dalam menopang ketahanan pangan, energi, dan industri.