Iqbal menyebut kedekatan emosional Indonesia dan Qatar menjadi modal penting dalam penjajakan kerja sama. Menurutnya, peluang kerja sama terbuka tidak hanya antarpemerintah, tetapi juga antarsektor swasta.

"Modal terbesar kita dengan Qatar ini adalah kedekatan emosional yang sangat dekat tim redaksi Indonesia dan Qatar. Kerja sama ini tidak terbatas pada negara dengan negara, tapi juga tim redaksi privat sama privat, termasuk private equity yang ada dari Qatar bisa masuk ke NTB," jelasnya.

Dalam pertemuan itu, rencana penerbangan langsung Qatar ke Bandara Lombok juga dibahas. Selain itu, kedua pihak membicarakan sejumlah isu lain.

"Ada beberapa isu mengenai airport, mengenai airline kita juga diskusi. Banyak sekali tadi, luas sekali diskusinya. Beliau masih baru di sini, jadi kesempatan untuk kerja sama masih panjang ke depan," katanya.

Pembahasan juga mencakup ketenagakerjaan seperti Pekerja Migran Indonesia (PMI), pendidikan vokasi hingga potensi investasi port-to-port.

Sementara itu, Duta Besar Qatar Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari menyampaikan terima kasih atas sambutan Gubernur NTB beserta jajarannya sejak tiba di Lombok.