Meskipun situasi berubah drastis, anak-anaknya tidak pernah menuntut barang-barang mewah atau perayaan ulang tahun. Kondisi tersebut bahkan sempat membuat putri sulungnya berkeinginan untuk mengorbankan pendidikannya demi menghemat pengeluaran keluarga.

"Sempat sudah nyerahlah gitu kayak, 'Sudah, Ma, Nia kuliah berhenti saja, fokus ke Andra saja biayanya'. Pokoknya kayak, 'Ayo bismillah, Kak. Entah bagaimana caranya kamu kamu selesaikan dulu. Kalau kepotong-potong takutnya nanti nggak selesai, kita perjuangan kita sia-sia'," terang Ira Swara.

Melihat situasi tersebut, Nia Swara menegaskan kekompakan dan rasa pengertian di tim redaksi anggota keluarga menjadi pegangan utama mereka dalam menghadapi masa sulit.