Menteri Luar Negeri Irak itu memperingatkan bahwa ketegangan di kawasan semakin meningkat di tengah kekhawatiran berkelanjutan atas kemungkinan dimulainya kembali operasi militer.
Ia menekankan perlunya langkah-langkah konkret untuk mengendalikan eskalasi dan menciptakan kondisi yang mendukung penurunan ketegangan.
Kedua menteri menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan di antara negara-negara kawasan, khususnya negara-negara tetangga, guna mencegah eskalasi lebih lanjut serta mendorong keamanan dan stabilitas.
Pembahasan diplomatik tersebut berlangsung di tengah upaya mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan Iran.
Washington dan Teheran mencapai sejumlah kesepahaman melalui perundingan yang dimediasi Pakistan pada April.