Merujuk pada rekam jejak Presiden AS yang disebutnya telah mengkhianati diplomasi, Akraminia mengatakan militer Iran terus meningkatkan kesiapan tempur dan memantau secara ketat pergerakan AS di kawasan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah masih tingginya ketegangan di Timur Tengah setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan Iran di kawasan.