Pernyataan itu disampaikan setelah pemilu sela AS yang berlangsung pada Selasa (3/11). Dalam pemilu tersebut, Partai Demokrat diproyeksikan akan menguasai kembali Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menjadi pukulan bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik.

Trump bersama Israel melancarkan perang terhadap Iran pada Februari tahun ini.

Sementara itu, Qatar terus memediasi Washington dan Teheran di tengah ketegangan terkait blokade laut oleh AS dan keamanan di Selat Hormuz.