NADIKABAR.COM β Insiden penerbangan flydubai direkayasa secara ceroboh untuk menyalahkan Iran atau negara lain di kawasan tersebut, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Minggu.
Baghaei menyatakan bahwa hanya berdasarkan pernyataan-pernyataan yang tidak dapat diverifikasi, Iran dituduh merencanakan operasi yang bahkan kejadiannya sendiri diragukan.
βSeperti kasus pangkalan udara Fairford, pangkalan yang digunakan AS untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Atau penerbangan flydubai. Saya rasa bahkan anak-anak prasekolah pun memahami betapa cerobohnya hal itu dirancang untuk menimbulkan ketidakamanan dan menyalahkan Iran atau pihak lain,β katanya.
Pada Rabu, penerbangan flydubai yang dalam perjalanan dari Dubai menuju Tel Aviv mengirimkan sinyal darurat dan melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi. Maskapai tersebut kemudian mengonfirmasi bahwa terjadi perkelahian antara pilot selama penerbangan.
Laporan media kemudian muncul yang menyatakan bahwa salah satu pilot melukai pilot lainnya dengan pisau dan berupaya menyebabkan pesawat jatuh.
Sejumlah penumpang penerbangan tersebut kemudian mengatakan kepada RIA Novosti bahwa terjadi perkelahian di kokpit yang menyebabkan kopilot melukai kapten pesawat.
Dua pilot flydubai lainnya yang kebetulan berada di antara penumpang berhasil mengendalikan situasi, setelah itu pesawat mengalihkan penerbangan dan mendarat dengan selamat di Bandara Tabuk, Arab Saudi.
Adapun otoritas Israel menyebut insiden tersebut sebagai upaya serangan teroris. Kantor Kejaksaan Agung Uni Emirat Arab, yang menyelidiki insiden tersebut, juga mengatakan temuan awal menunjukkan adanya dugaan upaya aksi teror.
Kantor Kejaksaan Agung menambahkan bahwa kopilot menyerang kapten pesawat menggunakan kapak darurat standar dan berusaha mengambil alih kendali pesawat.
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan