Wall Street Journal melaporkan pada Jumat bahwa Presiden AS Donald Trump menolak usulan Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz selama sepekan dan sedang mempertimbangkan serangan baru usai pemilihan Umum sela di AS.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan telak terhadap sasaran musuh.

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, tetapi tak lama kemudian kembali saling melancarkan serangan.