Juru bicara itu mengatakan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf memimpin perundingan terbaru, sementara Dewan Keamanan Nasional Tertinggi tetap bertanggung jawab mengawasi keseluruhan proses diplomatik.
Baqaei juga menyampaikan kehati-hatian terhadap upaya diplomatik yang kembali berlangsung. Ia merujuk pada kegagalan proses perundingan sebelumnya di Islamabad serta pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump yang menyebut perundingan tersebut sebagai pemborosan waktu.
Pertukaran pesan diplomatik terbaru itu berlangsung di tengah ketegangan yang masih berlanjut antara Teheran dan Washington terkait blokade laut AS serta keamanan di Selat Hormuz, jalur perairan strategis bagi pengiriman energi global.
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan