Komentar Mokhber itu muncul setelah pembatasan terhadap maskapai penerbangan Iran diperluas pekan ini di tengah sanksi AS yang menargetkan operasi internasional Iran.
Bandara Internasional Najaf di Iran menangguhkan semua penerbangan dari dan ke Iran pada Jumat (25/9) hingga pemberitahuan lebih lanjut, dengan alasan adanya arahan dari pihak berwenang.
Uni Emirat Arab juga menangguhkan penerbangan maskapai baik dari maupun menuju Iran pada Kamis (24/9) hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Otoritas Penerbangan Sipil Umum negara itu menyebutkan adanya pembatasan AS yang diberlakukan terhadap maskapai penerbangan Iran sebagai alasannya.