NADIKABAR.COM — Dua kapal tanker terbakar akibat terkena ranjau saat hendak melintasi wilayah perairan Selat Hormuz, kata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Jumat (6/11).

"Dua kapal tanker, yang mematikan sistem navigasi dan identifikasi, dengan dukungan militer agresor Amerika, berupaya meninggalkan wilayah tersebut melalui rute yang dianggap tidak sah atau dilarang di Selat Hormuz. Kapal-kapal itu kemudian menabrak ranjau yang mengakibatkan kebakaran dan menghentikan laju kapal," demikian menurut pernyataan IRGC.

IGRC juga mengumumkan pencegatan terhadap sebuah pesawat nirawak MQ-1 milik AS.