Harga 2.000 jenis obat telah "disesuaikan" dalam enam bulan terakhir karena inflasi dan persoalan nilai tukar, menurut pejabat pemerintah Mehdi Pirsalehi.

Harga tablet untuk pasien cuci darah juga meningkat hampir 350 persen dalam beberapa bulan terakhir. Di apotek, Mina Mohammadian mengatakan harga sejumlah barang bahkan meningkat hingga enam kali lipat.

"Harga hampir semuanya naik, dalam beberapa kasus dua kali lipat, empat kali lipat, bahkan enam kali lipat," katanya.

Di rumah sakit, seorang pegawai mengatakan terjadi kekurangan sejumlah obat psikiatri. Sementara itu, Azita Hassanpour mengatakan ibunya yang menderita kanker masih mendapat kemoterapi, meski pengobatan terkadang tertunda.

"Saya khawatir saya akan kehilangan dia karena flu. Saya menangis setiap malam tanpa sepengetahuannya," katanya.

Juru bicara Asosiasi Apoteker Iran mengatakan sekitar 700.000 dosis vaksin flu telah diimpor dari Cina dan 500.000 dosis tambahan diperkirakan segera tiba.