Sebelumnya media pemerintah Iran, seperti dilansir AFP, melaporkan pada Selasa (22/9) malam bahwa penerbangan menuju Baghdad, ibu kota Irak, dan Muscat, ibu kota Oman, dibatalkan, sedangkan rute-rute lainnya tidak terdampak.
Kantor berita Iran, Tasnim News Agency, melaporkan bahwa "penerbangan-penerbangan internasional lainnya, termasuk tujuan Istanbul, akan beroperasi sesuai jadwal dan seperti biasa".
"Saat ini tidak ada masalah dengan penerbangan-penerbangan tersebut," demikian dilaporkan Tasnim News Agency.
Menurut Tasnim, otoritas penerbangan sipil Iran sedang melakukan pembicaraan untuk mengalihkan rute penerbangan tujuan Baghdad ke Najaf, destinasi utama bagi para peziarah Iran. Kantor berita Iran lainnya, ISNA, melaporkan bahwa negosiasi dengan Oman juga sedang berlangsung.
Sementara maskapai penerbangan nasional Iran Air mengatakan pihaknya "belum menerima pemberitahuan atau instruksi resmi apa pun dari otoritas penerbangan Turki, Republik Azerbaijan, atau Irak". Dinyatakan Iran Air bahwa layanan di rute-rute itu akan tetap berlanjut kecuali ada instruksi baru.