Ia menambahkan bahwa koordinat tepatnya akan diumumkan kemudian. "Jika sebuah kapal memasuki wilayah tersebut tanpa koordinasi, kapal itu akan dikenai sanksi oleh kami," ujar Hossein Mohebi.

"Artinya, sebagai contoh, jika kapal tersebut nantinya ingin datang dan menggunakan Selat Hormuz, atau ingin mendapatkan layanan di suatu tempat-seperti asuransi atau layanan terkait lainnya-kami tidak akan memberikan layanan-layanan tersebut," lanjutnya.

Teheran menuntut agar kapal-kapal meminta izin sebelum melintasi selat tersebut, sembari menegaskan bahwa tidak akan ada lagi sistem navigasi tanpa hambatan seperti sebelum perang.

Pada Selasa, pasukan Iran menyatakan telah menyerang 10 kapal yang mencoba melintasi Hormuz tanpa koordinasi. Kepala Keamanan Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan pada Minggu bahwa AS setiap malam berupaya membantu lima atau enam kapal untuk melintas.