"Produksi beberapa jenis senjata telah meningkat lebih dari tiga kali lipat," sebutnya.
Dia menyebutkan bahwa lebih dari 1.000 sistem, senjata, jenis peralatan, dan amunisi saat ini masuk dalam cakupan kapasitas produksi Kementerian Pertahanan dan jaringan mitranya.
Terakhir, Talaei-Nik menambahkan bahwa kerja sama strategis dengan Rusia dan China tetap berjalan aktif berdasarkan perjanjian yang ada, dengan pertukaran yang terus berlangsung di bidang politik dan pertahanan. Menurutnya, diplomasi pertahanan dan konsultasi Teheran dengan kedua negara itu bahkan meningkat di beberapa bidang, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.