Rudal itu menghantam kapal induk yang berada dalam jangkauan 500 km, imbuhnya. Mohebbi menjelaskan serangan tersebut tidak melumpuhkan kapal induk AS, melainkan menyebabkan kerusakan di kapal itu.
Dia pun menuturkan bahwa Iran meyakini serangan itu menimbulkan korban, meskipun pihak AS tidak mengumumkannya. Sebelumnya pada bulan ini, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei menyampaikan kepada stasiun televisi milik negara, IRIB TV, bahwa Iran telah melancarkan serangan penting "dalam kurun 48 jam sebelumnya" terhadap sebuah kapal induk AS sebagai peringatan agar "musuh" menyadari blokade laut mereka rentan.